Menuju World Heritage City, 2 Lembaga Internasional Supervisi Kota Lama

Perbaikan drainase di kawasan Kota Lama Semarang. (foto: metrosemarang.com/Mukhamad Masrukhin)

 

 

SEMARANG – Upaya menjadikan Kota Lama Semarang sebagai situs warisan dunia yang diakui Unesco (world heritage) mendapat supervisi dari lembaga internasional yang bergerak di bidang situs warisan budaya. Yaitu dari Rotterdam Belanda dan Perwakilan Unesco yang merupakan organisasi PBB bergerak di bidang kebudayaan.

Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang, Hevearita Gunaryati Rahayu mengatakan, supervisi dua lembaga kelas dunia yang konsen pada bangunan-bangunan tua bersejarah itu, karena kawasan Kota Lama terpilih menjadi calon nominasi World Heritage.

‘’Penataan Kota Lama menuju World Heritage yang diakui Unesco memerlukan perhatian bersama tidak hanya Pemerintah Kota Semarang saja. Dan saat ini penataan Kota Lama mendapat dukungan tidak hanya dari dalam negeri tetapijuga dari luar negeri,’’ katanya, Selasa (19/12).

Menurut Ita, sapaan karib Hevearita yang juga Wakil Walikota Semarang, kedatangan dua lembaga dunia itu ke Kota Lama baru-baru ini, memberikan masukan terkait dengan warisan budaya termasuk pendataan dokumen bangunan tuanya. ‘’Kedatangan mereka dalam rangka mempersiapkan Kawasan Kota Lama yang masuk dalam nominasi situs warisan dunia bersama Penang Malaysia dan Fiji’’, ujarnya.

Selain itu kunjungan mereka dalam rangka menyampaikan harapan agar Kota Lama menjadi kota tangguh di tengah ancaman rob, banjir, dan pencurian barang kuno. Dua Lembaga Internasional Supervisi Upaya Kota Lama Jadi World HeritageSupervisi yang dilakukan dua lembaga tersebut, tambahnya, diharapkan menjadi motivasi BPK2L dalam menyiapkan dokumen secara lengkap untuk menyongsong Kota Lama sebagai situs warisan dunia tahun 2020.

‘’Salah satu yang sedang kami lakukan adalah melaksanakan pendataan bangunan tua yang ada baik di Belanda maupun di arsip nasional. Pemilik gedung tua juga sudah mulai aktif melaporkan kepemilikan bangunannya di Kota Lamabahkan sebagian sudah dimanfaatkan,’‘ tegasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

22 + = 28

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.