Home > JATENG RAYA > DPRD Semarang Bahas Pencabutan Perda Pengelolaan Air Tanah

DPRD Semarang Bahas Pencabutan Perda Pengelolaan Air Tanah

Ilustrasi

 

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang telah mengajukan permohonan pembahasan dan persetujuan DPRD Kota Semarang tentang raperda pencabutan Peraturan Daerah Kota Semarang nomer 2 tahun 2013 tentang Pengelolaan Air Tanah.

Pemkot Semarang secara resmi ingin mencabut perda tentang pengelolaan air tanah tersebut terkait adanya Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Permohonan Pemkot Semarang tertuang dalam surat Walikota Semarang bernomer 180/6663 tertanggal 28 November 2017 kepada DPRD Kota Semarang.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, segera menindaklanjuti permohonan pembahasan dan persetujuan mengenai pembentukan perda pencabutan perda tentang pengelolaan air tanah itu. Karena pencabutan perda tersebut sesuai dengan perintah dari Kementerian Dalam Negeri.

‘’Kemendagri memerintahkan bahwa perda-perda yang tidak pro investasi  dan merugikan masyarakat hendaknya dihapus. Ada ribuan perda yang dihapus, termasuk di Kota Semarang ada tiga perda di antaranya perda izin ganguan tertentu atau HO dan air bawah tanah,’’ katanya, Rabu (6/12).

Pembahasan raperda tentang pencabutan perda air bawah tanah ini, menurut Supriyadi akan dibahas dan disusun oleh Badan Pembentukan Perda DPRD Kota Semarang. ‘’Saat ini (permohonan pemkot) mulai ditindaklanjuti oleh Badan Pembentukan Perda,’’ ujarnya.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Jateng tentang pembatalan Perda Kota Semarang tentang pengelolaan air tanah, disebutkan perda itu bertentangan dengan Putusan MK nomer 85/PUU-XI/2013, yang menyatakan UU nomer 7 tahun 2014 tentang Sumber Daya Air sebagai dasar pembentukan perda tersebut, bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Sehingga secara otomatis perda tersebut perlu dicabut. (duh)

Ini Menarik!

Gempa 6,9 SR Terasa Sampai Semarang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Sejumlah warga Kota Semarang berhamburan keluar rumah setelah gempa …

Silakan Berkomentar