Home > JATENG RAYA > Ribuan Ton Bahan Baku Pil PCC Dipasok dari Cina dan India

Ribuan Ton Bahan Baku Pil PCC Dipasok dari Cina dan India

Ilustrasi

SEMARANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan sebanyak 12 ribu ton bahan baku pil Paracetamol Caffein Caresoprodol (PCC) dipasok dari sindikat internasional yang berada di Cina dan India. Menurut Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Tri Agus Heru P menyatakan bahan baku untuk pembuatan pil setan tersebut didatangkan dari Cina dan India dalam jumlah besar.

Hal tersebut bukan isapan jempol belaka mengingat berdasarkan penyelidikan yang dilakukan petugasnya, Djoni maupun Wildan yang jadi pemilik pabrik pil PCC kedapatan memiliki paspor untuk berpergian ke dua negara tersebut.

Menurutnya bahan baku parasetamol dipasok dari sindikat yang ada di India sedangkan, untuk cafeinnya berasal dari Cina. “Bahan baku untuk pil PCC jumlahnya ada 12 ribu ton. Untuk saat ini, pemasoknya sedang diburu oleh petugas gabungan Polri dan BNN,” ungkap Tri kepada metrosemarang.com, Rabu (6/12).

Ia mengaku di dua negara itu selama ini bahan baku pil PCC kerap dijual bebas ditengah masyarakat. Malahan, sebuah kota di Cina secara terang-terangan memproduksi zat prekusor. Bentuknya Zat-zat adiktif yang dibuat di dalam home industry.

“Tapi ketika sampai ke Indonesia justru banyak digemari dan permintaannya sangat banyak. Ini yang kita sesalkan selama ini,” cetusnya.

Pemesan pil PCC terbanyak berasal dari Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera. Ia mengatakan masih mengusut penyelundupan bahan baku pil PCC sampai ke Semarang. “Ini akan terus dikembangkan termasuk masuknya bahan baku ke Semarang,” terangnya.

Pihaknya dalam waktu dekat akan merancang tim satgas untuk menggelar sidak di semua apotek yang ada di wilayahnya. Sebab, tidak menutup kemungkinan pil PCC juga dijual bebas di apotek. Razia terpadu bakal melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng dan Balai POM Semarang.

“Kita akan bentuk tim untuk merazia setiap apotek karena tidak menutup kemungkinan pil itu juga dijual di apotek. Tentunya kita tetap berkoordinasi dengan Balai POM dan bersinergi dengan Dinkes untuk melakukan pengawasan di lapangan,” lanjutnya. Jika ada yang terbukti menjual bebas pil PCC, ia mengancam bakal menjerat dengan UU Kesehatan. (far)

Ini Menarik!

Gempa 6,9 SR Terasa Sampai Semarang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Sejumlah warga Kota Semarang berhamburan keluar rumah setelah gempa …

Silakan Berkomentar