Beranda JATENG RAYA Hendi Bantah Penerimaan PAD Stagnan

Hendi Bantah Penerimaan PAD Stagnan

0
0
BERBAGI
SEMARANG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi membantah pernyataan yang menyebutkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang stagnan. Setiap tahun jumlah PAD dinilai selalu mengalami kenaikan.
Menurut Walikota yang karib disapa Hendi, setiap tahunnya PAD sudah naik. Sesuai target yang diamanahkan peraturan daerah yang ada, minimal harus naik 12,5 persen dari tahun sebelumnya.
”Setiap item target PAD yang ditetapkan Pemerintah Kota minimal sudah ditargetkan dapat naik 12,5 persen. Sehingga apabila pihak Legislatif menilai PAD Pemkot masih stagnan hal itu tidaklah benar,” bantahnya di balaikota, Kamis (30/11).
Pendapatan Asli Daerah Kota Semarang sendiri dalam RAPBD tahun 2018 Kota Semarang yang telah disetujui dan disahkan DPRD Kota Semarang sebesar Rp1,786 triliun.
Dia meminta agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera mempersiapkan proses lelang kegiatan setelah RAPBD tahun 2018 Kota Semarang disetujui dan disahkan. Sehingga Januari 2018 setiap OPD sudah bisa melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya.
Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi sebelumnya menuding PAD Kota Semarang setiap tahun stagnan di angka Rp1,7 triulunan. Tidak ada peningkatan yang signifikan oleh Pemkot Semarang.
Padahal banyak potensi pendapatan daerah yang bisa digenjot lagi, seperti pajak, retribusi, kerjasama pihak ketiga, deviden BUMD, dan lainnya. ”Kita mendorong agar bisa ada peningkatan PAD melalui pajak maupun retribusi atau pendapatan lain yang sah,” tegasnya. (duh)