Home > JATENG RAYA > Dondurma, Es Krim Atraksi dari Turki

Dondurma, Es Krim Atraksi dari Turki

Thuran Math sedang menggoda pembelinya dengan membolak balik es krim Dondurma. (foto: metrojateng.com/ Fariz Fardianto)

 

 

“AYO ambil, ayo ambil!” teriakan seorang pria dari tenda es krim di pelataran mal Sri Ratu, Jalan Pemuda Semarang. Ditingkahi suara lonceng yang dibunyikannya, “Ting…ting….”

Ia adalah Thuran Math, pria berkulit putih, rambut hitam keriting, dan sepasang mata yang dalam. Thuran memegang sebuah tongkat, di ujungnya terkait cone es krim. Thuran memainkan tongkatnya, membolak balikkan horen berisi es krim tanpa tumpah sedikitpun.

Aksi Thuran membuat pengunjung mal Sri Ratu tergoda dan mendekat ke tendanya. “Ini showmanship es krim,” kata Thuran menjelaskan apa baru saja yang sedang dilakukannya itu.

Es krim yang digunakan sendiri disebut Dondurma, es krim khas Turki yang kaya rasa. Yang dijajakan Thuran ada tiga rasa, stroberi, cokelat dan pisang. Selain tiga rasa itu, kata Thuran, masih ada 20 rasa lain. Diantaranya mayones dan mangga.

Selasa, 5 Desember 2017, ratusan pembeli datang ke tenda Thuran membentuk lapisan antrian yang tebal. “Sehari bisa menjual lebih dari 200 cup es krim,” kata Thuran sembari tersenyum lebar. Satu cone es krim Dondurma dijual dengan harga Rp 25 ribu.

Thuran mengenalkan es krim Turki itu kepada warga Semarang pada saat mengikuti Festival Makanan Pedas di mal Sri Ratu. Festival itu digelar oleh Komunitas Kuliner Semarang akhir November 2017 lalu.

Kata Thuran, di Turki tanah kelahirannya, es krim Dondurna merupakan tradisi yang tak lekang dimakan zaman. Ini adalah makanan favorit masyarakat Turki saat musim panas tiba.

“Kalau di Turki sedang musim panas, minum ini sangat segar,” ujar Thuran. Ia sendiri belum lama tinggal di Indonesia. Kepindahannya ke Indonesia lantaran Thuran memperistri perempuan asal Demak. Kini Thuran tinggal di Kecamatan Mranggen, Demak.

Koordinator Komunitas Kuliner Semarang, Firdaus Adinegoro yang beberapa kali telah menjajal Dondurma, menyebut es krim tersebut memiliki tekstur yang unik. “Es krim ini lembut. Tapi padat dan legit. Cara makannya tidak cukup hanya dengan dijilat, tapi perlu digigit,” kata Firdaus.

Pada kepadatan tekstur Dondurma itulah terletak rahasia es krim yang tidak tumpah sama sekali ketika dibolak-balik. “Penyajian dengan membolak-balik corong es krim itu untuk membuktikan kepada pembeli bahwa tekstur es krim Dondurma sangat padat,” ujar Firdaus.

Dengan tekstur es krim yang kuat dan elastis, sang penjual dapat beratraksi menggantungkan gumpalan es krim seberat 8-10 kilogram dalam posisi terbalik tanpa jatuh, selama lima detik. Menarik bukan? (Fariz Fardianto)

 

Ini Menarik!

Gempa 6,9 SR Terasa Sampai Semarang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Sejumlah warga Kota Semarang berhamburan keluar rumah setelah gempa …

Silakan Berkomentar