Home > EDUKASI > APKS PGRI Jateng, Wadah Peningkatan Mutu Guru

APKS PGRI Jateng, Wadah Peningkatan Mutu Guru

Sekretaris PGRI Jawa Tengah, Muhdi. (foto: metrojateng.com/ Anggun Puspita)
SEMARANG – Pada puncak peringatan Hari Guru Nasional dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Stadion Patriot Bekasi, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan bahwa di era teknologi yang serba canggih peran guru tidak dapat tergantikan oleh mesin ataupun robot pintar. Presiden pun berharap agar guru-guru tidak sekadar mengajar dan menjalankan profesi.
Dengan demikian, peningkatan mutu, kualitas, dan profesionalisme guru mutlak dilakukan. Menjawab tuntutan tersebut PGRI Jawa Tengah memiliki cara untuk mengatasi persoalan tersebut. Sekretaris PGRI Jawa Tengah, Muhdi mengatakan, sebagai wadah dan payung bagi guru-guru khususnya di Provinsi Jawa Tengah pihaknya bertanggung jawab dalam peningkatan kompetensi dan pengembangan profesi guru.
”Selama ini kami telah melakukan berbagai upaya melalui pelatihan, forum group discussion, dan seminar. Hal itu kami lakukan untuk membekali para pendidik disamping pendidikan formal yang sudah mereka jalani,” ungkapnya, Senin (4/12).
Saat ini PGRI Jawa Tengah mengembangkan asosiasi profesi dan keahlian sejenis (APKS) bagi para guru. Latar belakang terbentuknya asosiasi tersebut karena masih banyak guru belum berkualifikasi sarjana pendidikan (SPG) atau sudah S1 tapi dari bidang keahlian lain.
”Jadi para guru ini berkelompok sesuai dengan keahlian masing-masing dan menjalani pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kompetensi mereka sebagai pendidik. Adapun, kegiatan yang diselenggarakan APKS PGRI ini dilakukan di kabupaten hingga kecamatan,” tuturnya yang juga Rektor Universitas PGRI Semarang itu.
Asosiasi profesi merupakan tempat yang tepat untuk mengembangkan profesionalisme. Adapun, APKS PGRI sendiri sudah ada sejak dua tahun lalu di tingkat nasional. Sedangkan, di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota mulai bergerak pada awal tahun 2017. ”Melalui wadah asosiasi ini sasaran kami menjadi jelas, yakni untuk peningkatan profesionalisme guru. Sehingga, guru tidak perlu menunggu untuk maju,” katanya. (ang)

Ini Menarik!

Pasar Klitikan Rampung, PKL Bantaran BKT Harus Pindah Mulai Januari

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pasar Klitikan di Penggaron telah selesai dibangun Pemerintah Kota …

Silakan Berkomentar