Home > JATENG RAYA > Normalisasi Kali Beringin Akan Dimulai 2018

Normalisasi Kali Beringin Akan Dimulai 2018

Plh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, meninjau pemasangan karung berisi tanah di tanggul Kali Beringin yang jebol

 

 

SEMARANG –  Antisipasi kembali terjadi banjir di Kali Bringin segera dilakukan dengan menormalisasi sungai. Proses pembebasan lahan untuk normalisasi tersebut tahun ini dipastikan selesai dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang. Tinggal ada 8 bidang yang akan dibayarkan di akhir tahun ini.
Bahkan, ditargetkan 2018 proses normalisasi Kali Beringin ini akan mulai dibahas oleh pemerintah pusat, mengingat Detail Engineering Designnya (DED) sudah ada di Kementerian PU.
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sungai Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Untoro Kurniawan menjelaskan, saat ini pihaknya sedang meninjau ulang DED normalisasi Kali Beringin sesuai perkembangan di lapangan.
“Peninjauan ini untuk menyesuaikan kondisi terkini dari kondisi di lapangan sehingga (DED) bisa diterapkan. Untuk Kali Beringin akan dipertahankan kapasitasnya dengan dilakukan pengerukan sedimentasi sungai mulai dari hulu ke hilir,” katanya saat berada di lokasi banjir Kali Beringin di Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kamis (23/11).
Selain normalisasi, juga akan ada peninggian dan pelebaran jembatan yang berada di Kelurahan Mangkang Wetan, lantaran selama ini sering menyebabkan laju air tersumbat akibat sampah. Sedangkan untuk anggaran sedikitnya menelan sekitar Rp 200 miliar sesuai dengan DED.
“Normalisasi akan mempertahankan badan sungai, dan dilakukan pengerukan sedimen. Kami ingin agar ini berjalan secara terintegrasi, yakni warga di wilayah atas dapat menjaga kebersihan sungai sehingga tidak banyak sampah yang menumpuk, kasihan yang di wilayah bawah,” ujarnya.
Camat Tugu Anton Siswartono mengatakan, lahan yang akan digunakan untuk melaksanakan normalisasi Kali Beringin sudah terbebaskan dan akan dibayarkan pada akhir tahun 2017 nanti, sehingga tahun 2018 normalisasi sudah dapat dikerjakan.
“Ada 36 bidang tanah di tahun ini yang sudah dibebaskan, sedangkan sisanya 8 bidang baru akan dibayar pada Desember nanti karena hanya masalah administrasi,” tegasnya. (duh)

Ini Menarik!

Elpiji 3 Kg Harus Dijual Sesuai Ketentuan Pemerintah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan DIY menegaskan elpiji …

Silakan Berkomentar