Home > JATENG RAYA > EKONOMI BISNIS > Pemkab Kampar Pelajari Kawasan Industri di Kendal

Pemkab Kampar Pelajari Kawasan Industri di Kendal

Bupati Kampar, Aziz Zaenal (kiri) didampingi Bupati Kendal, Mirna Annisa (tengah) mendengarkan penjelasan Presiden Direktur KIK Kendal, Stanly Ang. (foto: metrojateng.com/ Edi Prayitno)

 

KENDAL – Keberhasilan Kabupaten Kendal mendirikan kawasan industri berskala besar menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar Propinsi Riau untuk mempelajarinya. Meski sudah banyak industri di Kampar, namun belum ada kawasan industri terpadu seperti yang sedang dibangun di Kendal.

Bupati Kampar Aziz Zaenal bersama rombongan berkunjung ke Kawasan Industri Kendal (KIK) didampingi Bupati Kendal Mirna Annisa Jumat (17/11) pagi. Kunjungan ini dilakukan untuk belajar menata kawasan industri yang akan dibangun di Kabupaten Kampar Propinsi Riau.

Kabupaten Kampar memilih Kendal untuk belajar soal industri karena  melihat  daerah ini mulai  bangkit dengan industrinya. Kabupaten Kampar sendiri mulai mengembangkan industri karena  di dunia ini tidak ada suatu negara yang maju tanpa industri.

Menurut Aziz Zaenal, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Kampar mempunyai lokasi yang hampir sama. Jika Kendal penyangga Ibukota Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Kampar juga menjadi penyangga Ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru.

“Tentunya ada perbedaan antara Kendal dan Kampar terkait bahan baku yang digunakan dalam industri ini. Tetapi konsepnya yang akan kita tiru. Bagaimana membangun sebuah kawasan industri terpadu yang tertata dengan baik,” kata Zaenal.

Diterima  langsung Presiden Direktur PT KIK Stenly Ang, rombongan mendengarkan perkembangan pembangunan kawasan industri di Kaliwungu ini. Ada dua perusahaan yang sudah beroperasi di kawasan Industri Kendal.

“Sementara yang sedang dalam proses pembangunan ada empat perusahaan. Setahun kedepan akan ada delapan perusahaan yang mulai beroperasi di KIK,” jelasnya.

Bupati Kendal Mirna Annisa berharap dengan kunjungan ini ada kerjasama yang baik antara Kendal dan Kampar. “Banyak potensi yang dilirik kabupaten lain. Salah satunya mempelajari kawasan industri Kendal ini,” tegas Mirna. (MJ-01)

Ini Menarik!

Elpiji 3 Kg Harus Dijual Sesuai Ketentuan Pemerintah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan DIY menegaskan elpiji …

Silakan Berkomentar