Home > JATENG RAYA > Residivis Penadah Curi Mobil di Magelang

Residivis Penadah Curi Mobil di Magelang

Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan dalam gelar perkara kasus pencurian mobil pickup dengan tersangka Bahron Nada, warga Demak.(foto: metrojateng.com/ch kurniawati)

MAGELANG – Menginap di hotel prodeo selama beberapa bulan atas tuduhan penadahan, tidak membuat pria ini jera. Bahron Nada (26) kembali berbuat ulah dengan mencuri satu unit mobil pickup pada 9 Oktober lalu. Ia terancam kembali masuk bui dengan hukuman selama-lamanya 7 tahun.

Kapolres Magelang Kota AKBP Krisnanto Yoga Darmawan dalam gelar perkara hari ini mengatakan, Bahron ditangkap di rumahnya di Mranggen, Kabupaten Demak, sembilan hari setelah aksi pencurian di lakukan. Dua rekannya yang turut melakukan aksi sampai saat ini masih dalam status buron. Barang bukti yang berhasil diamankan berupa mobil pick up Mitsubishi L300 warna hitam keluaran tahun 2017.

Komplotan Bahron melakukan aksi pencurian pada pagi hari sekitar pukul 06.00, saat suasana masih sepi. Mobil yang masih baru itu parkir di samping Klinik Rumah Bersalin Puri Agung Jl Pahlawan Magelang.

“Tersangka mengaku mencuri mobil dengan menggunakan kunci T. Kunci itu digunakan untuk merusak kunci pintu dan kontak kendaraan,” terang Kasubag Humas AKP Esti Wardani.

Setelah merusak kunci, pelaku menghidupkan dan membawa lari mobil yang diketahui milik Khoerul Azis, warga Ngablak Kabupaten Magelang. Aksi tersebut terekam kamera CCTV milik klinik. Dari rekaman CCTV diketahui peran masing-masing pelaku. Saat kejadian, Bahron berperan mengawasi bersama seorang tersangka lain berinisial T.

Sedangkan tersangka berinisial H bertugas merusak kunci menghidupkan mobil serta membawanya kabur. “Saudara H ini yang kemudian membawa mobil hasil curian ke Solo dan mengganti plat nomornya dengan nomor AD 1733 XX,” Esti

Komplotan itu berencana menjual dan membagi hasilnya. Bahron beralasan melakukan pencurian karena tekanan ekonomi. Kini ia dan dua kawannya dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Mengingat Bahron adalah residivis, maka hukuman akan lebih berat. (MJ-24)

 

Ini Menarik!

Gerindra Bakal Umumkan Cagub Jateng Pekan Depan

Share this on WhatsApp SEMARANG – Nama calon gubernur (cagub) yang akan diusung Partai Gerakan …

Silakan Berkomentar