Home > JATENG RAYA > EKONOMI BISNIS > Magelang Jadi Salah Satu Harapan Swasembada Bawang Putih

Magelang Jadi Salah Satu Harapan Swasembada Bawang Putih

MAGELANG –  Masyarakat lereng gunung Sumbing tepatnya di Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang kembali menanam bawang putih di atas lahan seluas 100 hektare. Pada era 1990-an,kawasan ini dikenal sebagai penghasil bawang putih.Sayangnya saat ini tak lagi begitu.

Pemerintah setempat mendorong petani untuk menanam kembali bawang putih dengan stimulasi bantuan. Rabu (8/11) penanaman kembali bawangputih di Kaliangkrik dimulai. Kelompok tani di kawasan tersebut diberi bantuan tiga unit armada roda tiga untuk pengangkutan bawang, traktor, alat-alat pertanian serta bantuan pupuk dari Kementerian Pertanian dan instansi lain.

“Semoga masa kejayaan bawang putih bisa kembali seperti dulu dan ‘bau wanginya’ bisa dirasakan seluruh petani bawang di daerah ini,” kata Bupati Magelang Zaenal Arifin dalam sambutan tertulis yang disampaikan Assisten I Sekda, Endra Endah Wacana di lokasi penanaman.

Pemerintah menggelontorkan Rp 8 milyar untuk budidaya bawang putih. Direktur Pengolahan dan Perencanaan Hasil Holtikultura Kementrian Pertanian, Yazid Taufik yang ada di lokasi mengatakan, Kementrian Pertanian melakukan percepatan untuk mencapai swasembada hortikultura pada 2019. Hal itu dilakukan agar dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri termasuk bawang putih.

Sedangkan untuk komoditas lain seperti padi, jagung dan kedelai ( PAJALE ) dan cabai sudah dapat terpenuhi. “Bahkan untuk bawang merah kita sudah melakukan ekspor ke Thailand, China dan Singapura “ katanya.

Penanaman bawang putih juga serentak dilakukan di Kabupaten Temanggung dan Lombok Timur. “Semoga ini menjadi momentum kebangkitan bawang putih di Indonesia dan Kaliangkrik pada khususnya,” kata Yazid.

Permintaan kebutuhan bawang putih di Indonesia mencapai 500.000 ton/ tahun. Yang dapat terpenuhi baru 20.000 ton. Selebihnya dipenuhi dengan impor dari Tiongkok. Menurut Yazid, untuk swasembada bawang putih pemerintah pusat membutuhkan 73.000 hektare lahan. Lahan bawang putih di Indonesia yang didanai APBN mencapai 1.720 hektare. Ditambah 400 hektare dari importir yang diwajibkan menanam bawang putih.

Kelak jika bawang putih Desa Adipuro Kecamatan Kaliangkrik sudah menghasilkan, diharapkan mampu mempercepat swasembada hortikultura (MJ-24)

 

 

 

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar