Home > JATENG RAYA > EKONOMI BISNIS > Ratusan Buruh Desak Dewan Dukung UMK Rp 2,7 Juta

Ratusan Buruh Desak Dewan Dukung UMK Rp 2,7 Juta

Ratusan buruh dari berbagai organisasi mendesak DPRD Kota Semarang mendukung usulan UMK Rp 2,7 juta. (foto: metrosemarang.com/Mukhammad Masrukhin)
SEMARANG – Ratusan buruh dari Aliansi Serikat Pekerja/Buruh di Kota Semarang melakukan aksi demontrasi di Kantor DPRD Kota Semarang, Selasa (7/11) siang. Mereka menuntut dewan agar ikut berpihak kepada kepentingan meningkatkan kesejahteraan buruh.
Yaitu ikut mendorong dan merekomendasikan kepada Walikota Semarang, supaya mengusulkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2018 kepada Gubernur Jawa Tengah sesuai dengan usulan dari Dewan Pengupahan Kota Semarang dari unsur buruh, sebesar Rp 2,7 juta.
Aliansi Serikat Buruh tersebut terdiri dari FKSPN, FSP, KEP, FSPMI, FSPI FARKES Ref, Kahutindo, dan FSP PLN. Mereka membawa bendera organisasi serikat masing-masing dan berbagai poster yang berisi tuntutan kepada dewan. Orasi mereka juga dikawal oleh Satpol PP Kota Semarang.
”Kami meminta dewan sebagai wakil rakyat, ikut mendorong dan merekomendasikan supaya Walikota Semarang merekomendasikan angka UMK 2018 sesuai usalan dari buruh, demi untuk meningkatkan kesejahteraan buruh,” kata Karmanto, Koordinator buruh yang melakukan aksi.
Menurutnya, buruh telah mengusulkan nilai UMK 2018 berdasarkan konsep upah layak yang berdasarkan survei kebutuhan hidup layak (KHL), prediksi KHL bulan Desember 2017, ditambah nilai inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
Sehingga ketemu angka ideal untuk nilai UMK 2018 Kota Semarang adalah sebesar Rp2,754 juta. ”Jadi tidak berdasarkan asal-asalan,” tegasnya.
Buruh mengharapkan, dewan bisa memahami yang dilakukan buruh semata untuk meningkatkan harkat dan martabat. Sehingga kaum buruh juga bisa hidup secara layak.
”Ini bukan aksi yang terakhir, tapi kami akan terus mengawal sampai tanggal 20 November, saat UMK 2018 akan diputuskan dan ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah,” tandas Karmanto.
Para buruh akhirnya membubarkan diri setelah diterima beraudiensi dengan perwakilan dari anggota DPRD Kota Semarang. (duh)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar