Home > JATENG RAYA > Seorang Paranormal Dibunuh, 7 Orang Terlibat

Seorang Paranormal Dibunuh, 7 Orang Terlibat

Reka ulang pembunuhan Sugeng Raharjo. (foto: metrojateng.com/Edi Prayitno)

KENDAL – Seorang paranormal Kendal diculik dan dibunuh. Mayatnya dibuang di hutan, daerah Bejen Temanggung. Tujuh orang diduga terlibat. Salah satunya adalah klien korban. Paranormal tersebut bernama Sugeng Raharjo. Fakta itu terungkap dalam alam reka ulang kasus tersebut di halaman Maporles Kendal Selasa (26/9) pagi.

Mulanya, Dewi Purnama meminta teman dekatnya, Wisnu Heru Susanto untuk menagihkan uang dari Sugeng. Dewi adalah warga Batang yang merupakan pasien Sugeng. Lalu Wisnu, mengajak lima temannya, Kuncoro, Aris, Fajar, Sunarto dan Didit. Seluruhnya adalah warga Boja, Kendal.

Rencana yang mereka susun adalah, mereka akan menyewa mobil lalu menghabisi Sugeng ramai-ramai. Dewi memulainya dengan mengirim pesan pendek (SMS) kepada Sugeng, menjebaknya agar mau bertemu.

Sugeng menerima SMS Dewi dan menyanggupi pertemuan. Ia masuk perangkap. Dewi lantas menjemput Sugeng dengan sepeda motor. Lalu mereka berkendara menuju rumah makan Durenjati Darupono Kaliwungu, Kendal.

Kawanan Wisnu membuntuti Dewi dan Sugeng sampai di depan rumah makan Durenjati Darupono. Begitu sepeda motor berhenti, Sugeng langsung diseret dan dimasukkan ke dalam mobil. Mobil lalu mengarah ke Boja, Kendal.

Didalam mobil, leher Sugeng dijerat leher menggunakan tali dan dipukul berulang kali. Sugeng melawan. Namun kemudian lehernya ditusuk gunting oleh salah satu tersangka, hingga ia tidak sadarkan diri. Penganiayaan terjadi sepanjang perjalanan selama dari Kaliwungu hingga Boja

Tubuh Sugeng kemudian diikat dan dimasukan ke karung. Mereka membawa Sugeng ke arah Temanggung. Sugeng yang sudah tewas kemudian dibuang ke hutan karet di kawasan Bejen Temanggung. Tersangka Dewi dan Wisnu kemudian memberi uang kepada lima kawannya sebagai upah sudah menghabisi korban.

Kasat Reskrim Porles Kendal AKP Aris Munandar mengatakan, kasus tersebut awalnya ditangani Polres Temanggung. Dalam perkembangan penyelidikannya diketahui lokasi kejadian berada di Kendal. “Lalu kemudian dilimpahkan ke Polres Kendal. Motifnya adalah, tersangka Dewi yang kesal karena sudah keluar uang banyak untuk berobat di tempat korban, tapi tak kunjung sembuh dari sakit,” katanya.

Dalam pemeriksaan, Dewi Purnama mengaku tidak berniat membunuh. Hanya memerintah Wisnu untuk memintakan uangnya kembali. Namun kemudian rencana pembunuhan disusun. “Memang saya  merencanankan aksi pembunuhan dan memberikan upah kepada lainnya,” ujarnya.

Ketujuh tersangka bakal di jerat dengan pasal berlapis yakni 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 351 tentang penganiayaan dan 338 tentang pembunuhan. Pasal itu mengancam para tersangka dengan hukuman maksimal penjara seumur hidup. (MJ-01)

 

Ini Menarik!

Gerindra Bakal Umumkan Cagub Jateng Pekan Depan

Share this on WhatsApp SEMARANG – Nama calon gubernur (cagub) yang akan diusung Partai Gerakan …

Silakan Berkomentar