September Ini Pertamina Sudah Tambah Pasokan Sejuta Elpiji di Jawa Tengah

Operasi Pasar Pertamina MOR IV di SPBU Fatmawati, Semarang, Selasa (12/9). (foto:metrosemarang.com/adelukmono)
SEMARANG – Isu kelangkaan gas bersubsidi 3 Kg dibantah oleh pihak Pertamina Marketing Operation Region IV Jateng DIY. Pihaknya menyatakan masih banyak ditemui gas Elpiji 3 Kg di pasaran. Namun tidak bisa ditampik permintaan dari masyarakat melonjak signifikan pada beberapa pekan ke belakang.
General Manager Pertamina Marketing Operation Region IV Jateng DIY, Ibnu Chouldum mengatakan, pengguna Elpiji 3 Kg kini tidak hanya digunakan masyarakat untuk kebutuhan memasak dan UKM. Namun kini banyak dibelokkan untuk dijadikan kebutuhan pertanian.
“Ekonomi di Jateng sedang naik. Banyak UKM baru yang membutuhkan Elpiji 3 Kg, bahkan para petani menggunakan sebagai bahan bakar menyalakan pompa. Oleh karena itu, pada Operasi Pasar sejak awal September 2017 kami sekurangnya sudah menambahkan satu juta tabung untuk wilayah MOR IV,” katanya dalam Operasi Pasar di SPBU Jalan Fatmawati Semarang, Selasa (12/9).
Selain mengadakan operasi pasar di 17 titik di Kota Semarang, hari ini juga digelar kegiatan serupa di kota lain, seperti Kudus, Demak, Banyumas dan lain-lain. Dalam satu hari Operasi Pasar kali ini, Pertamina telah menyiapkan sebanyak 9.280 tabung.
Tabung dapat diperoleh dengan membawa satu KTP untuk satu tabung Elpiji 3 Kg yang dihargai Rp 15.500. Dia mengimbau agar masyarakat yang menggunakan tabung Elpiji 3 Kg adalah dari kalangan kurang mampu. (ade)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

91 − 86 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.