Home > EDUKASI > 250 Mahasiswa Penerima Beasiswa Bisma Siap Ditempa di Kawah Candradimuka Akmil Magelang

250 Mahasiswa Penerima Beasiswa Bisma Siap Ditempa di Kawah Candradimuka Akmil Magelang

Gubernur Akmil Magelang, Mayjen TNI Arif Rahman, saat sedang menyematkan tanda peserta bagi peserta Latihan Kepemimpinan penerima beasiswa dari yayasan salemba Empat, di komplek Akmil Magelang,Jumat (27/1). (foto: ch kurniawati)

MAGELANG – Taruna di Akademi Militer (Akmil) Magelang memang dididik keras dan disiplin. Namun didikan keras yang diterapkan tidak menciderai, tidak menyakiti ataupun adu fisik. 
    “Kita didik keras dan disiplin para taruna karena mereka calon pemimpin bangsa yang siap perang dan siap mati,” tegas Gubernur Akmil Magelang, Mayjen TNI Arif Rahman, usai membuka Pelatihan Kepemimpinan Bagi Mahasiswa Penerima Beasiswa Karya Salemba Empat di Komplek Akmil Magelang, Jumat (27/1).

Arif mengatakan, pelatihan fisik bagi mahasiswa pada umumnya berbeda dengan  pelatihan untuk taruna. Pelatihan fisik bagi taruna Akmil selalu terkontrol sesuai aturan. Bahkan sebelum menjadi taruna, mereka sudah mempersiapkan fisik selama setahun. Sehingga ketika terkena kekerasan, maka mereka sudah kuat. 

    “Bahkan kalau taruna akan latihan fisik, maka harus di cek kesehatan, seperti tekanan darah dan kesehatan lain. Apabila mereka sakit, mereka akan diobati lebih dulu sampai benar-benar normal,” katanya.

Meski demikian, tempaan keras dan penuh disiplin tidak terbatas hanya pada taruna Akmil. Arif mengatakan, Akmil sangat terbuka menerima permohonan pendampingan pelatihan fisik dan mental bagi mahasiswa  dari berbagai universitas. Pihaknya juga terbuka apabila ada perguruan tinggi yang menginginkan lokasi pelatihan di pusatkan di lembah Tidar, komplek Akmil, seperti mahasiswa penerima beasiswa Karya Salemba Empat ini.

    Dia menjelaskan, ada 250 mahasiswa dari 28 perguruan tinggi di Indonesia yang mengikuti pelatihan di Akmil, mulai 27 Januari – 4 Februari 2017. Mereka adalah penerima beasiswa  yang dikelola oleh Yayasan Karya Salemba Empat dari penerima beasiswa PT Indofood Sukses Makmur, PT XL Axiata dan Give2Asia.

    Para mahasiswa ini akan dilatih selama 10 hari kedepan dari 26 Januari hingga 4 Februari mendatang. Disini, mereka akan diberi materi tentang pengembangan karakter, personal grooming, disiplin, wawasan kebangsaan dan bela negara.

    Dia berharap setelah pelatihan ini mahasiswa dapat lebih aktif untuk berkarya di bidang masing-masing, lebih disiplin, berkarakter, dan berintegritas demi kemajuan bangsa dan negara.

    Henky P, CEO Yayasan Karya Salemba Empat, menuturkan pelatihan kepemimpinan tahun ini adalah yang ke-9 diselenggarakan di kawah candradimuka lembah Tidar. Pelatihan ini sebagai bentuk tanggung jawab Yayasan yang juga ingin bergerak ikut memajukan dan mecerdaskan kehidupan bangsa. 

    GM Corporate Communications Indofood,  Stefanus Indrayana menambahkan, salah satu resources yang menjadi kekuatan besar bagi bangsa Indonesia adalah sumber daya manusia, salah satunya mahasiswa.

    “Generasi muda perlu kita berikan kesempatan lebih luas untuk mengembangkan dirinya. Ini penting, mengingat dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan mereka akan menjadi pemimpin yang produktif dalam membangun Indonesia,” ujarnya.

    Melalui Program Beasiswa Indofood Sukses Makmur atau yang lebih dikenal dengan BISMA, imbuh Indrayana, diharapkan  akan lahir generasi unggul, memiliki integritas, cerdas,berwawasan kebangsaandan yang tak kalah pentingnya adalah memiliki jiwa sosial kemasyarakatan.

    Hingga saat ini, total penerima program BISMA yang diselenggarakan sejak tahun 2009 sebanyak 1.089 mahasiswa dari 25 perguruan tinggi negeri di Indonesia. (MJ-24)

Ini Menarik!

Mengunjungi Jejak Sejarah Indonesia di Lawang Sewu

Share this on WhatsAppLawang Sewu dalam bahasa Indonesia berarti “Pintu Seribu”. Warga Semarang menyebutnya demikian …

Silakan Berkomentar