Beranda JATENG RAYA EKONOMI BISNIS 2018 Saham Tambang Akan Kembali Meroket

2018 Saham Tambang Akan Kembali Meroket

35
0
BERBAGI
Seorang investor sedang memantau pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Semarang. (Foto : metrojateng.com/ Anggun Puspita)

SEMARANG –  Bursa Efek Indonesia (BEI) memprediksi saham pada sektor pertambangan akan kembali meroket di tahun 2018. Kondisi itu seiring dengan kenaikan harga komoditas tambang seperti batubara, timah, dan nikel.

Kepala Perwakilan BEI Wilayah Semarang, Fanny Rifqi El Fuad mengatakan, prospek saham di sektor tambang akan bangkit tahun ini setelah mengalami penurunan drastis sejak tahun 2012. “Kenaikan harga sejumlah komoditas tambang pada tahun 2017 lalu berdampak pada harga saham di bursa,” ungkapnya.

Selain sektor pertambangan, sektor yang prospektif di tahun 2018 adalah keuangan sebagaimana sub sektornya adalah sektor perbankan. Saham sektor perbankan juga telah mengalami kenaikan mulai tahun lalu dan berlanjut pada tahun 2018.

Fanny menjelaskan, sektor lain yang bertahan dalam kondisi baik antara lain manufaktur atau industri yang mengolah bahan mentah menjadi setengah jadi seperti semen, pakan ternak, baja. Kemudian, sektor consumer yang memang tahan banting dalam segala situasi seperti makanan minuman, rokok, dan obat-obatan. Disusul sektor perdagangan ritel.

“Kendati demikian, saham di sejumlah sektor diprediksi akan anjlok atau tidak menampakkan kenaikan pada tahun 2018 ini. Sektor tersebut di antaranya, properti, otomotif, aneka industri, pertanian,” katanya. Prediksi tersebut dapat dimanfaatkan para investor dalam pembelian saham di bursa sepanjang tahun ini. (ang)