iklan
Home > HEADLINE > Hati-hati, Maut Mengintai di Pantura Demak

Hati-hati, Maut Mengintai di Pantura Demak

Kapolres Demak, AKBP Sonny Irawan dan Bupati Demak, HM Natsir sedang mengecek kelengkapan persiapan operasi Ramadniya Candi 2017.

DEMAK – Jalan pantura Kabupaten Demak merupakan lokasi rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Selain memiliki track lurus, juga menjadi titik lelah bagi para pemudik.

Untuk itu, Polres Demak memberikan pelayanan pengamanan selama arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Sedikitnya 527 personil dikerahkan dalam operasi Ramadniya Candi 2017 ini. Pun melibatkan personil dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pramuka dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
“Personil gabungan ini akan ditempatkan di pos-pos pelayanan yang mulai beroperasi hari ini (kemarin),” ujar Kapolres Demak, AKBP Sonny Irawan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017, Senin (19/6/2017)

Selain memberikan pelayanan dan pengamanan arus mudik dan arus balik, pihaknya juga fokus menjaga stabilitas harga pangan dan menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ada tiga poin yang diinstruksikan Kapolri, yakni melakukan pengamanan lebaran termasuk arus mudik dan balik, menjaga stabilitas harga pangan serta menjaga kondusifitas Kamtibmas,” paparnya.

Operasi Ramadniya Candi 2017, imbuhnya, akan berlangsung selama 16 hari. Yakno mulai hari ini hingga 4 Juli mendatang.

“Dengan tanggungjawab penuh kami menjalankan tugas ini,” tambah dia.

Sementara, Bupati Demak HM Natsir menambahkan pihaknya akan terjun langsung untuk memonitor kondisi arus lalu lintas dan sosial masyarakat selama Ramadan dan lebaran.

“Semua sudah dikoordinasikan. Nanti saya akan langsung ke lapangan mengecek kondisi. Kami pastikan Demak aman,” tandasnya.(MJ-23)

Ini Menarik!

Dua Nelayan Jepara Selamat Setelah Terseret Arus Hingga Kendal

Share this on WhatsApp​ KENDAL – Dua nelayan asal TPI Jambu, Mlonggo, Kabupaten Jepara, ditemukan …

Silakan Berkomentar