iklan
Home > JATENG RAYA > Tak Terima Ditinggal Nikah, Pemuda Ini Bacok Pacarnya

Tak Terima Ditinggal Nikah, Pemuda Ini Bacok Pacarnya

KENDAL – Cemburu kekasihnya hendak nikah dengan orang lain, pemuda warga Desa Brangsong Kendal nekad membacok pacarnya sendiri Jumat (16/06) pagi. Korban dibacok saat hendak menunggu bus jemputan pabrik, pelaku kemudian dihajar warga yang mengejarnya usai membacok korban.

Pelaku pembacokan Cecep Muhamad Rozak, pemuda 22 tahun warga Desa Brangsong RT 19 RW  7 Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal terpaksa diamankan polisi setelah dihajar warga usai membacok teman perempuannya di pinggir jalan pantura Brangsong. Pelaku sempat dihakimi warga yang meneriakinya maling, oleh teman korban dan kabur ke arah kampung.

Korban Wafa Ulaya Roza yang juga tetangga pelaku, dibacok empat kali di kepala dan lehernya hingga terluka parah. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Soewondo Kendal dan mendapat perawatan di ruang kenanga. Menurut korban, pelaku sering marah dan kerap mengancam dirinya.

“Saat itu saya sedang menunggu bus jemputan kemudian Cecep datang  datang dan marah-marah. Ia hendak mengajak saya namun saya tolak karena mau berangkat kerja,” katanya.

Pelaku pembacokan saat diperiksa polisi mengatakan, jengkel mengetahui pacarnya selingkuh dan hendak nikah dengan pria lain. Padahal pelaku sudah berusaha bekerja di luar negeri untuk biaya menikah namun diminta pulang.

“Saya sudah pacaran dengan Wafa hampir lima tahun, katanya untuk nikah butuh biaya banyak. Saya kemudian kerja di Malaysia untuk cari biaya nikah, baru lima bulan kerja diminta pulang oleh pacar saya,” jelasnya saat diperiksa polisi.

Cecep kemudian pulang ke kampung halaman dengar kabar bahwa pacarnya selingkuh. Bahkan pacarnya mengatakan akan nikah dengan orang  lain karena dijodohkan orangtuanya.

Pelaku yang emosi kemudian mencari korban, untuk meminta kejelasan hubungannya. Melihat korban sedang menunggu angkutan pelaku mendatangi korban dan mengajak pergi namun ditolak. Karena jengkel pelaku mengambil celurit yang sudah disiapkan dari rumah dan mengayunkan ke kepala korban sebanyak empat kali.

“Saya sudah bawa celurit dari rumah dan melihat Wafa sedang menunggu angkutan. Saya datangi dan sempat cekcok, lalu saya emosi,” imbuhnya.

Usai membacok pelaku kabur dan dikejar teman korban yang menunggu angkutan. Pelaku ditangkap warga dan dihajar hingga babak belur, beruntung polisi mengamankannya dan dibawa ke Mapolsek Brangsong.

Pelaku masih dimintai keterangan, sementara barang bukti celurit dan kendaraan milik pelaku diamankan. Korban hingga Jumat (16/06) siang masih mendapat perawatan di ruang kenanga RSU Soewondo Kendal. (MJ-01)

Ini Menarik!

Polisi Gagalkan Niat Sukartono Jual Miras Pas Takbir Keliling

Share this on WhatsApp​ DEMAK – Sukartono, warga Kampung Krapyak, Bintoro Kabupaten Demak memang bejat. …

Silakan Berkomentar