iklan
Home > JATENG RAYA > Suporter Tewas Terjatuh dari Tribun, DPU Kota Magelang Siapkan Anggaran Pagar Pengaman

Suporter Tewas Terjatuh dari Tribun, DPU Kota Magelang Siapkan Anggaran Pagar Pengaman

ilustrasi

MAGELANG – Nasib naas menimpa Supporter PPSM Sakti Magelang, Septian Ardi Prasetyo. Ia meninggal dunia setelah jatuh dari atas tribun penonton sebelah selatan Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, Minggu (11/6) malam. Saat itu korban tengah mendukung tim kebanggaannya PPSM dalam laga persahabatan melawan PSIM Yogyakarta .

                Kapolres Magelang Kota, AKBP Hari Purnomo melalui Kasubag Humas, AKP Esti Wardiani mengonfirmasi, korban asal Karangdalem, Danurejo Mertoyudan Kabupaten Magelang itu jatuh sekitar pukul 21.30 WIB. Korban jatuh dari lantai tribun paling atas langsung ke dasar lantai luar stadion.

      Berdasar keterangan dari lima orang  saksi, saat itu korban  sedang memanggil salah satu temannya yang ada di luar stadion. Saat korban menoleh ke arah temannya dan membelakangi stadion, ada beberapa orang di sekitar korban sedang bersorak-sorak. 

      “Karena posisi korban tidak seimbang, maka korban terjatuh,” ujar Esti.

              Korban yang masih pelajar berusia 18 tahun itu mengalami luka sobek di dahi depan, luka pada tempurung kepala depan pecah, sobek betis kaki kanan, dan kondisi tidak sadarkan diri. Seketika itu juga korban dibawa ke RSI Kota Magelang dan meninggal dunia di rumah sakit.

      Esti menuturkan, kejadian ini murni kecelakaan. “Dari lima saksi yang kami mintai keterangan, kejadian ini murni kecelakaan. “Tribun paling atas sisi selatan ini tidak diberi batas atau pagar pengaman. Kami sendiri tidak melakukan investigasi terhadap kejadian ini,” kata Esti.

                Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Magelang, Yonas Nusantrawan selaku pengelola stadion mengaku, terkejut adanya penonton yang jatuh dari tribun selatan paling atas itu. Terlebih, ia tidak memberi rekomendasi ke panitia pelaksana (Panpel) pertandingan dalam pemakaian tribun selatan PPSM .Sebab tribun paling atas tidak ada pagar pengamannya, sehingga membahayakan bagi penonton.

                Atas kejadian ini, dia mengutarakan akan melakukan antisipasi ke depannya. Pihaknya merencanakan pembuatan pagar pengaman di lantai tribun paling atas tersebut dengan anggaran yang akan diajukan di Anggaran Perubahan.

              Jumlahnya berapa masih akan  dihitung. Bentuknya seperti pagar pengaman antar-tribun.”Intinya, kami antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi ke depannya,” kata Yonas. (MJ- 24)

Ini Menarik!

Dua Nelayan Jepara Selamat Setelah Terseret Arus Hingga Kendal

Share this on WhatsApp​ KENDAL – Dua nelayan asal TPI Jambu, Mlonggo, Kabupaten Jepara, ditemukan …

Silakan Berkomentar