iklan
Home > HEADLINE > Baru Pertama Kali, Kota Semarang dan Kabupaten Demak Raih Opini WTP

Baru Pertama Kali, Kota Semarang dan Kabupaten Demak Raih Opini WTP

Wali Kota Hendi menerima LKPD Kota Semarang Tahun Anggaran 2016 dari perwakilan BPK di Kantor  BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Jalan Perintis Kemerdekaan Semarang, Rabu (7/6).

Semarang – Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Semarang Tahun Anggaran 2016 mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ini adalah kali pertama Kota Semarang mendapatkannya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Dalam laporan keuangan periode sebelumnya Pemkot Semarang selalu mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Perolehan ini pun menambah banyak daftar pencapaian Pemkot Semarang di awal kepemimpinan Wali Kota Hendrar Prihadi yang menjabat sejak 17 Februari 2016.

Pemkot Semarang dinilai telah mampu menunjukkan pelaporan keuangan yang lebih baik dari sebelumnya. Dengan kerja keras wali kota Hendi-sapaan akrabnya, dalam membersihkan birokrasi yang menjadi faktor kuncinya. Mengingat, BPK memberikan opini WTP setelah melakukan penilaian terhadap Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan Kepatuhan terhadap perundang-undangan.

Hendi mengatakan, bahwa opini WTP menjadi penting bagi pemerintahannya sebagai tolok ukur. ”Selama ini sebenarnya kami bukan sedang diawasi atau diperiksa, melainkan sedang dituntun oleh BPK untuk mengerjakan yang benar sehingga tercipta pemerintahan yang bersih,” terangnya, Kamis (8/6).

Raihan opini WTP ini menegaskan prestasi sebelumnya, yakni wali kota berhasil membawa Kota Semarang menduduki peringkat ke-3 daerah paling bersih dari korupsi di Indonesia versi Transparency International Indonesia.

”Sehingga dengan diberikannya opini WTP ini kepada Pemkot Semarang, tentus saja saya berterima kasih sekali kepada BPK atas segala upayanya bersama Pemkot,” katanya.

Penyerahan Laporan Pemeriksaan Tahun Anggaran 2016 itu sendiri diserahkan secara langsung oleh Auditor Utama V Keuangan Negara, Bambang Pamungkas dan diterima oleh Wali Kota Semarang di Kantor  BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah di Jalan Perintis Kemerdekaan Semarang, Rabu (7/6). 
Pemerintah Kabupten Demak, juga untuk kali pertama, berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI di tahun 2017. Hal ini merupakan penghargaan dari hasil kerja keras jajaran pemerintahan di bawah kepemimpinan HM Natsir.
Atas prestasi ini Bupati Demak, HM Natsir memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah bekerja maksimal, sehingga bisa meraih WTP yang selama ini diharapkan.

“Ini adalah kerja keras semua pegawai, sehingga harus diberi penghargaan,” ujarnya kemarin.

Bupati berharap agar ke depan bisa mempertahankan apa yang telah diraih ini. Penghargaan WTP ini tidak akan berarti, jika ke depan tidak bisa mempertahankan. 

“Bukan hanya mempertahankan, tapi harus lebih baik lagi,” lanjutnya.

Sementara itu Sekda Demak, Singgih mengatakan, keberhasilan meraih WTP karena support dari Bupati yang terus memberikan semangat dan kepercayaan untuk menyelesaikan dengan baik. Atas dorongan itulah, semua OPD berupaya secara maksimal dalam mengerjakan untuk meraih yang diharapkan.

“Kerja keras Kami juga karena support dari Bupati,” tandasnya. (duh/MJ-24)

Ini Menarik!

Dua Nelayan Jepara Selamat Setelah Terseret Arus Hingga Kendal

Share this on WhatsApp​ KENDAL – Dua nelayan asal TPI Jambu, Mlonggo, Kabupaten Jepara, ditemukan …

Silakan Berkomentar