iklan
Home > JATENG RAYA > Penyuap Bupati Klaten Divonis 1 Tahun 8 Bulan

Penyuap Bupati Klaten Divonis 1 Tahun 8 Bulan

SEMARANG – Mantan Kasi SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Suramlan divonis 1 tahun 8 bulan oleh manjelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang. Hal tersebut terungkap tatkala Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Antonius Widijantono membacakan amar putusannya untuk kasus suap jabatan, pada Senin sore (29/5).

Majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti dengan sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan memberi suap kepada Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Suramlan telah terbukti melakukan tindakan korupsi berupa memberi atau menjanjikan sesuatu kepada penyelenggara negara. Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Suramlan selama satu tahun dan delapan bulan penjara,” ungkap Antonius.

Terdakwa, lanjut majelis hakim lagi terbukti menyuap sang bupati Rp 200 juta. Terdakwa yang telah memberikan suap berupa uang kepada Sri Hartini telah melanggar undang-undang. Pemberian suap dilakukan dengan modus ingin menduduki jabatan sebagai Kabid SMP Dinas Pendidikan Klaten.

“Terdakwa melanggar Pasal 5 ayat I huruf a UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 64 KUHP,” kata hakim lagi.

Menurutnya perbuatan terdakwa yang telah dilakukan beberapa kali dinyatakan bertentangan dengan hukum. “Hal itu ll melanggar asas pemerintahan yang baik yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” sambungnya.

Tak hanya itu saja, katanya. Pengadilan mewajibkan terdakwa membayar denda senilai Rp 50 juta. Jika tidak dibayar, maka akan diganti dengan hukuman tambahan penjara dua bulan.”Mengingat terdakwa selama perkara ini ditahan, maka hukuman yang ditetapkan dikurangi masa penahanan yang telah dijalani,” paparnya.

Yang memberatkan terdakwa yakni yang bersangkutan tidak mendukung upaya pemerintah dalam memerangi korupsi. Namun, terdakwa yang bersikap sopan, menyesali perbuatannya dan punga tanggungan keluarga jadi pertimbangan yang meringankan terdakwa.

Atas putusan itu, Suramlan memastikan menerima vonis penjara tersebut. “Saya mengerti dengan putusan, saya menerima yang Mulia,” tukasnya. (far)

Ini Menarik!

Dua Nelayan Jepara Selamat Setelah Terseret Arus Hingga Kendal

Share this on WhatsApp​ KENDAL – Dua nelayan asal TPI Jambu, Mlonggo, Kabupaten Jepara, ditemukan …

Silakan Berkomentar