iklan
Home > JATENG RAYA > Demi Menyenangkan Hati Istri, Sakban Nekat Bawa Lari Uang Rp 85 Juta

Demi Menyenangkan Hati Istri, Sakban Nekat Bawa Lari Uang Rp 85 Juta

ilustrasi

KENDAL – Dijanjikan akan mendapat pekerjaan seorang warga Kediri Jawa timur menjadi korban pencurian yang dilakukan dua orang. Modus yang dilakukan pelaku adalah berpura-pura sebagai orang yang sedang mencari tenaga kerja sebuah perusahaan.

Korban Yuwanes warga Kediri diminta menyediakan uang Rp 85 juta sebagai jaminan untuk bisa bekerja. Dua pelaku  Duta Supriadi, 27 warga Tambangrejo Mandet, Kecamatan Pageruyung, dan Sakban, 42, warga Banaran Kecamatan Gemawang, Temanggung mengontak korban untuk datang ke Kendal.
 Korban diminta berangkat ke Semarang dan turun di Terminal Mangkang Semarang lalu oleh pelaku dijemput di Terminal Mangkang menggunakan mobil Toyota Avanza.  Saat sampai di SPBU Wonorejo, Kecamatan Kaliwungu, pelaku menghentikan mobilnya. Pelaku mengajak korban untuk turun dari mobil guna beristirahat sejenak dan buang air kecil.

“Pelaku mengaku akan mengajak rumahnya yang di Kendal. Tetapi sesampainya di SPBU tersangka mengajak korban istirahat untuk buang air kecil,” ujar Kapolres Kendal Maulana Hamdan.

Korban yang tidak tahu akan dicuri uangnya, masuk ke toilet tanpa berpikir uangnya kan disikat. Ternyata selesai dari tolilet mobil, pelaku berserta mobil sudah tidak ada. Tas yang berisi uang  juga sudah lenyap diganti dengan kertas Rp. 85 juta.

“Modus pencurian dilakukan tersangka dengan menipu korbannya untuk mencarikan pekerjaan. Tapi ditengah jalan korban ditinggal dan uangnya dibawa kabur oleh para pelaku,” tambahnya.

Setelah mendengar keterangan korban, polisi kemudian mencari tahu keberadaan korban yang ternyata berada di  Pegeruyung. Pelaku ditangkap dan mengamkankan barang bukti. Yakni berupa satu buah hp milik korban, lima hp berbagai merek, serta 1 unit mobil Avanza warna hitam sebagai sarana kejahatan yang dilakukan penyitaan berikut STNK.

Atas kejahatannya tersebut, tersangka Duta dan Sakban oleh penyidik reskrim Polres Kendal dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. “Ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara,” tambah Kendal.

Sementara pelaku Sakban mengaku jika nekat mencuri uang korban, lantaran sedang terlilit hutang. Uang hasil curian ia gunakan untuk membayar hutang-hutangnya. “Selain itu saya buat beli lemari dan jalan-jalan akhir tahun bersama anak dan istri,” akunya. (MJ-01)

Ini Menarik!

Self Sevice, Isi Bensin di SPBU Kaligarang seperti di Luar Negeri

Share this on WhatsApp​ SEMARANG – Ada pemandangan berbeda yang terjadi di SPBU Jalan Kaligarang …

Silakan Berkomentar