iklan
Home > JATENG RAYA > PT TWCB Yakin Pengunjung Candi Borobudur Tembus 3,6 Juta Orang

PT TWCB Yakin Pengunjung Candi Borobudur Tembus 3,6 Juta Orang

MAGELANG – Target tahunan jumlah pengunjung candi Borobudur Kabupaten Magelang, hingga pertengahan Desember ini masih belum terpenuhi. Jumlah pengunjung baru mencapai 83,2 persen atau berkisar 3,2 juta lebih wisatawan, baik dalam dan luar negri.

    “Tapi kami tetap optimis masih bisa tercapai, mengingat masih ada libur Natal dan tahun baru 2017,” kata Kepala Unit PT Taman Wisata Candi Borobudur, Chrisnamurti Adiningrum, di kantornya.

    Chrisna mengatakan, target pengunjung tahun 2016 sekitar 3,8 juta wisatawan. Sementara pengunjung hingga pertengahan Desember berkisar 3,2 juta lebih. 

    Disebutkan, saat long weekend akhir pekan lalu, Sabtu – Senin (9-11 Desember), jumlah wisatawan yang datang di luar dugaan mencapai sekitar 90 ribu pengunjung. Di hari Sabtu (9/12) jumlah wisatawan yang datang sebanyak 21 orang, kemudian Ahad (10/12) mencapai 48 ribu wisatawan dan Senin (11/12) sebanyak 25 ribu wisatawa.

    “High session pas hari Ahad sangat di luar dugaan, karena kami menargetkan hanya 30 ribu wisatawan. Ternyata lebih dari itu dan jumlahnya mencapai 48 ribu wisatawan.” kata Chrisna.

    Dibanding dengan hari biasa saat libur akhir pekan, jumlah pengunjung saat long weekend naik 100 persen lebih. “Kalau pas libur biasa  akhir pekan, jumlah pengunjung berkisar 7 ribu hingga 10 ribu. Namun long weekend kemarin bisa naik lebih dari 100 persen, ” terang wanita berhijab ini.

    Dari jumlah pengunjung yang datang ke Candi Borobudur, wisatawan nusantara masih mendominasi. Sedangkan untuk wisatawan asing masih sedikit, karena untuk bulan Desember merupakan massa low session bagi wisman. “Biasanya wisman akan banyak yag datang pada bulan Juni-Juli,” terangnya.

    Chrisna menambahkan, selama libur kemarin tiket tanda masuk tidak mengalami perubahan. Untuk anak-anak tetap Rp12 ribu dan dewasa Rp 30 ribu.

    PT TWCB bahkan memiliki program khusus untuk anak-anak PAUD di Kabupaten Magelang. Mereka di bebaskan dari tiket masuk atau gratis. “Ini sebagai salah satu program TWCB pro anak-anak kabupaten Magelang, khususnya anak-anak PAUD,” kata Chrisna. (MJ-24)
    

    

    

    

    

Ini Menarik!

Pemkab Kendal Berdalih Sudah Pernah Fasilitasi Konflik Petani dan Perhutani

Share this on WhatsApp​ KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal menolak dikatakan tutup mata pada petani …

Silakan Berkomentar