iklan
Home > HEADLINE > Lomba Dayung Bikin Meriah Festival Telaga Bleder 

Lomba Dayung Bikin Meriah Festival Telaga Bleder 

Lomba dayung , Minggu (4/12) sebagai salah satu kegiatan Festival Bleder di Ngasinan Grabag  Kabupaten Magelang yang diadakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat. (foto: ch kurniawati)
MAGELANG – Kemeriahan sangat terasa di obyek wisata telaga Bleder di desa Ngasinan kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Minggu (4/12). Ratusan masyarakat sengaja berwisata kesini untuk menyaksikan lomba dayung yang sengaja di gelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang. Sedikitnya 30 tim dengan ratusan personil mengikuti lomba yang merupakan salah satu kegiatan Festival Bleder, selama dua hari Sabtu- Minggu (3-4/12).
    Sejak pagi hari peserta sudah mulai siap-siap untuk mengikuti lomba dayung. Sementara masyarakat dan wisatawan dari berbagai pelosok Kabupaten Magelang dan sekitarnya juga antusias untuk menyaksikan.
    Rupanya, lomba dayung bisa menjadi daya tarik tersendiri dalam Festival Telaga Bleder yang diadakan untuk tahun kedua ini. 
    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Drs Edi Susanto di sela-sela acara mengatakan, tahun ini peminat lomba dayung semakin meningkat. Di tahun pertama lalu, peserta hanya datang dari lokalan kecamatan Grabag, namun tahun ini banyak peserta profesional termasuk para  atlet arung jeram.
    Beberapa peserta diantaranya adalah tim  dari Desa Wisata Banyuroto Sawangan, Desa
Wisata Banyubiru Dukun, Desa Wisata Mangli Kaliangkrik, Desa Bahasa Borobudur, Koramil Grabag, Damkar Kabupaten Magelang, Bagana Banser dan Taruna Jayagiri.
    Seperti pada lomba sebelumnya, para peserta harus mampu menjalin kekompakan dan kebolehan dalam mendayung agar menjadi pemenang.Mereka juga harus mampu memikirkan  teknik dayung yang baik agar perahu bisa berjalan lurus ke depan dan tidak berputar-putar di tengah, serta tidak bertabrakan dengan perahu lainnya.
    Edi menambahkan, pihaknya sengaja membuat event yang jauh dari Candi Borobudur atau sekitar 20 km dari obyek wisata internasional tersebut. Tujuannya agar wisatawan terutama dari luar daerah, tidak hanya mengunjungi Borobudur saja, melainkan juga berkunjung ke Telaga Bleder yang tidak kalah menariknya.
    Wisatawan bisa berkunjung ke telaga yang keberadaannya sudah ada sejak puluhan tahun silam. “Kita berharap Telaga Bleder menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan,” katanya.
    Menurutnya,  apabila Telaga Bleder sudah menjadi destinasi wisata yang diandalkan, maka akan tumbuh optimisme pergerakan ekonomi dari sektor Pariwisata.    
    Komandan Tim SAR (Search And Rescue) Kabupaten Magelang, Heri Prawoto mengatakan, pihaknya mengerahkan tim SAR dan tim Damkar untuk berpartisipasi dalam lomba ini sekaligus melakukan pengamanan jalannya lomba. Namun yang tidak kalah penting, lomba ini bisa dijadikan wahana untuk latihan anggotanya.
    Sementara itu, pemenang juara 1,2 dan 3 lomba dayung antara lain tim Hose-hose Magelang, tim Gumuk Gempoyono Grabag,  tim Jamkid Mungkid. Sedangkan harapan 1, 2 dan berhasil di raih tim Abdul Borobudur juara harapan I, tim Kalikebo Grabag juara
harapan II, dan tim damkar Kabupaten Magelang juara harapan III.Para pemenang berhak mendapat hadiah berupa uang dan trophy serta piagam. 
    Festival Telaga Bleder juga dimeriahkan dengan berdirinya stand-stand desa wisata di Kabupaten Magelang serta lomba yel-yel desa wisata. (MJ-24)

Ini Menarik!

Licin dan Tanpa Pengaman, Jalan Darurat Kaliputih Ndrawasi

Share this on WhatsApp​   KENDAL – Akses jalan baru di lokasi longsor di Desa …

Silakan Berkomentar