2 Kru Kapal Bintang Rejeki Ditemukan Selamat Perairan Mandalika

basarnas perairan mandalika
Pencarian dua kru kapal Bintang Rejeki di Pulau Mandalika. (foto: Basarnas Jateng)

 

SEMARANG – Dua anak buah kapal KM Bintang Sinar Rejeki, ditemukan selamat setelah terombang-ambing sejauh 40 mil di Perairan Pulau Mandalika, Jepara. Kepala Basarnas Jawa Tengah, Noor Isrodin menyatakan, kedua kru kapal itu ditemukan dalam kondisi terapung dengan menggunakan jaket pelampung dan jerigen bensin di lautan lepas.

Namun, ia memastikan bahwa keduanya bernama Budi Purnomo dan Sutopo. Bukan bernama Sutopo dan Bahrudin, sebagaimana yang ia sampaikan sebelumnya.

“Setelah dicek ternyata namanya beda, yakni Budi Purnomo dan Sutopo. Mereka itu bapak dan anak yang ikut jadi ABK ketika kapalnya mengalami mesin mati di Perairan Wedung Demak,” katanya, Jumat pagi (23/3).

Seperti diberitakan sebelumnya, KM Bintang Rejeki mengalami mesin mati saat mengangkut 29 ABK dengan menempuh pelayaran dari Pekalongan menuju Banyuwangi. Kapal itu bertolak Rabu (21/3) pukul 18.00 WIB kemarin.

Baca Juga: 2 Kru Kapal Bintang Rejeki Tenggelam di Perairan Wedung

Penemuan dua kru kapal itu sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi. Proses pencarian keduanya sampai sejauh 40 mil dan berhasil dievakuasi menggunakan tugboat pelayanan 2 dalam kondisi selamat.

Dua kru kapal yang dimaksud kini dalam perjalanan menggunakan tugboat bersama tim Basarnas. “Mereka sedang dalam perjalanan menuju Pelabuhan Kartini Jepara,” tuturnya.

Dengan ditemukannya dua kru itu, pihaknya sedang melakukan proses take over kepada pihak kepolisian. Ia memastikan semuanya sudah clear. Dari 29 kru kapal, 10 orang ditemukan di sekitar TPI Jepara, 17 orang ditemukan di Perairan Karimunjawa dan dua lagi hari ini dievakuasi dari Perairan Mandalika.

“Semua sudah ditemukan,” tegasnya. Untuk bangkai kapalnya sendiri, Noer menduga kemungkinan besar sudah terpecah terkena gulungan ombak. Hal itu, katanya terlihat ada ceceran bangkai dari titik pencarian di Perairan Wedung.

“Karena di titik pencarian jaraknya sangat jauh. Mungkin serpihannya kapal juga larinya sudah jauh sekali.  Kemungkinan juga tenggelam saat kejadian berlangsung,” ujar Noer. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

29 − = 21

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.