Beranda JATENG RAYA METRO KEDU 2 Kepala Urusan Keuangan di Magelang Kepergok Ikut Sosialisasi Partai

2 Kepala Urusan Keuangan di Magelang Kepergok Ikut Sosialisasi Partai

36
0
BERBAGI
klarifikasi perangkat desa
Panwascam Kajoran Kabupaten Magelang saat melakukan klarifikasi terhadap perangkat desa yang ketahuan tidak netral dalam proses pilkada Bupati maupun pilgub 2018. (foto: metrojateng.com/ch kurniawati)
MAGELANG – Panwascam Kajoran Kabupaten Magelang mendapati dua perangkat desa di Kecamatan Kajoran yang terlibat langsung sosialisasi Pilkada 2018 yang diadakan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di Balai Desa Kajoran, Minggu, 4 Maret 2018. Kedua perangkat itu terlihat mengenakan atribut partai tersebut.
Keduanya adalah Kepala Urusan Keuangan, Heri Rahardjo, yang juga sebagai staf Sekretariat PPS Desa Banjaragung Kecamatan Kajoran. Serta Kepala Urusan Keuangan Desa Pandansari Kecamatan Kajoran Suko Nugroho. Ketua Panwascam Kajoran, Sularno, Senin (12/3) mengatakan pihaknya merekomendasikan agar kedua perangkat desa itu diberi peringatan keras.
“Untuk Heri Raharjo, kami rekomendiasikan untuk diganti sebagai staf skretariat PPS Desa Banjaragung,” tegas Sularno.
Panwascam Kajoran telah melakukan kajian dan menilai kedua perangkat itu melanggar sejumlah peraturan. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pengesahan Peraturan Pemerintah, yang merupakan pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Meraka juga melanggar Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.
Berdasarkan ketentuan tersebut, Pamwascam telah melakukan klarifikasi. Kedua perangkat diundang ke Kantor Panwascam Kajoran. Dari hasil klarifikasi mereka dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran administrasi.
Menurut Sularno, surat rekomendasi sudah dikirim  ke KPU Kabupaten Magelang, Panwaskab Magelang, Camat Kajoran, Kepala Desa Banjaragung dan Pandansari, serta PPS Banjaragung pada tanggal 8 Maret  2018 kemarin. (MJ-24)