2.500 Lampion Thailand Akan Hiasi Borobudur Nite 2017

Direktur Utama PT TWC Edi Setijono bersama Direktur Gathaya Event Organizer, Diah Ayu Pasha saat konpers acara malam tahun baru, Borobudur Nite dan Cultural Fiest 2017 di komplek Manohara Candi Borobudur Magelang, Jumat (29/12). (foto: metrojateng.com/ch kurnaiwati)

MAGELANG – Sebanyak 2500 lampion yang didatangkan khusus dari Thailand, akan menghiasi langit Candi Borobudur pada malam pergantian tahun baru, 31 Desember besok. Penerbangan lampion ini di kemas dalam acara Borobudur Nite 2017 dengan tema Amazingly Wonderful. Selama lampion-lampion itu terbang, para pengunjung akan diajak untuk menyanyikan lagu-lagu yang menggugah semangat nasionalisme.

Penyelenggaraan Borobudur Nite dipercayakan kepada Gathaya Event Organizer yang diketuai artis sinetron Ayu Diah Pasha. Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC), Edi Setijono mengatakan, ini sudah kali keempat pihaknya menggelar acara yang selalu di nanti oleh masyarakat.

“Acara seperti ini sudah berjalan empat tahun. Kami ingin membuat acara yang lebih meriah namun tetap menjaga kesakralan dan eksotismen candi Borobudur,” tutur Edi.

Tahun ini, Borobudur Nite 2017 akan mengangkat empat pilar persembahan, yaitu music, art, culture dan lantern. Menurut Edi, lampion yang didatangkan dari Thailand sudah bersertifikasi internasional. “Kami ingin mempersembahkan yang terbaik untuk pengunjung yang menikmati malam tahun barunya di candi Borobudur,” kata Edi.

Direktur Gathaya Event Organizer, Ayu Diah Pasha mengatakan lampion Thailand itu berukuran cukup besar, dengan tinggi 1,4 dan diamter 80 cm. Satu lampion yang akan diterbangkan perlu dipegang oleh lima hingga delapan orang.

Untuk menerbangkannya, juga tidak sembarangan. Pihaknya sengaja mendatangkan 15 tenaga ahli  dan 200 relawan untuk memandu pengunjung menyalakan lampion. “Pengunjung tidak boleh membawa korek api sendiri, semua sudah disiapkan oleh tenaga ahli atau sukarelawan yang sudah dilatih,” terang Ayu.

Lampion-lampion dari Thailand dirakit di Tangerang Jawa Barat. “Saat ini sudah berada Yogyakarta dan siap dibawa ke Borobudur,” kata Ayu. Pemeran ibunda Hanafi dalam sinetron Salah Asuhan memastikan, lampion ini tidak membahayakan penerbangan, karena pada ketinggian tertentu, lampion ini sudah akan padam.

Selain penerbangan lampion, Borobudur Nite akan dimeriahkan penampilan penyanyi papan atas Andien. “Dia nanti akan tampil beda karena akan nembang Jawa dengan diiringi Java Ensamble & Orchestra dari Yogyakarta,” terangnya.

Akan tampil pula Kevin and The Red Rose dan penyanyi pendatang baru Nico. “Kevin and The Red Rose memiliki banyak fans terutama para hijaber,” papar Ayu.

Rangkaian acara Borobudur Nite, imbuhnya, sudah dimulai sore hari pukul 17.00. Dibuka dengan karnaval dari Gaharu Nusantara, Kelompok Kebudayaan Solo yang menampilkan 10 ikon busana yang berlandaskan budaya Jawa. Ada pula food festival dengan menu khas Indonesia dan luar negri. Sebelum lampion diterbangkan, akan diadakan doa bersama oleh lima pemuka agama, Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Taman Wisata Candi, Ricky Siahaan berharap agar acara Borobudur nite ini, bisa diikuti para kelaurga traveller, pecinta kuliner hingga pecinta fotografi dan semua komunitas yang ada di Indonesia. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

57 − 53 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.