Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > 15 Wilayah di Jateng Rawan Kekeringan

15 Wilayah di Jateng Rawan Kekeringan


Notice: Array to string conversion in /home/metg6994/public_html/wp-content/plugins/jetpack/modules/carousel/jetpack-carousel.php on line 435
Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah memastikan sampai saat ini belum ada wilayah yang berstatus darurat kekeringan. Namun, ada sedikitnya 15 daerah di Jawa Tengah masuk dalam kategori rawan kekeringan.

Kepala BPBD Jateng, Sarwa Pramana mengatakan, wilayah yang rawan kekeringan tersebut meliputi Cilacap, Banjarnegara, Purworejo, Pemalang, Wonogiri, Grobogan, Klaten, Kebumen, Blora, Rembang, Pati, Sragen, Kabupaten Semarang, Batang, dan Brebes. “Sejauh ini memang sudah ada daerah yang mengalami kekeringan, seperti di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten. Di wilayah tersebut sudah dilakukan dropping air bersih sejak akhir Juni,” katanya.

BPBD, lanjut Sarwa, sudah melakukan langkah antisipasi, di antaranya mengkoordinasikan dengan semua BPBD di 35 kabupaten/kota terkait pengiriman air bersih. “Kami juga mengimbau agar tiap daerh bisa melakukan inovasi antisipasi kekurangan air. Tak cukup hanya pembuatan sumur, tapi juga pipanisasi untuk menyalurkan air ke rumah-rumah,” jelasnya.

Sarwa berharap, tiap-tiap daerah melaporkan titik kekeringan secara spesifik per kecamatan. Menurutnya, kondisi kekeringan ini belum menjalar ke wilayah lain. Di sebagian wilayah Semarang dan Cilacap justru masih terjadi hujan. (MJ-05)

 

 

Ini Menarik!

Belum Jelas Pindah, Pedagang Terminal Terboyo Pilih Tutup

  SEMARANG – Belum jelasnya penutupan Terminal Terboyo dan kepindahan bus Antar Kota Antar Provinsi …

Silakan Berkomentar