105 Bangunan Liar di Bantaran Kali Bodri Ditertibkan

KENDAL – Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jawa Tengah akhirnya membongkar bangunan liar di sepanjang saluran induk Kali Bodri, Senin (2/7). Sebelumnya dinas sudah memeringatkan pemilik 105 bangunan yang berada di Kecamatan Gemuh tersebut agar membongkar secara mandiri.

Penertiban bangunan liar di bantaran Kali Bodri. Foto: edi prayitno

Penertiban bangunan yang dijadikan untuk aktivitas perdagangan itu dilakukan sepanjang 5 kilometer dari Desa Sedayu hingga Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh.

Perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWSPJ), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA), Sugiyanto mengatakan penertiban itu dilakukan karena dalam waktu dekat sungai itu akan dilakukan normalisasi.

“Karena sebentar lagi kami akan melakukan pengerukan sedimentasi pada Kalibodri Kiri. oleh sebab itu bangunan liar di bantaran sungai harus ditertibakan,” katanya.

Ia menambahkan saat penertiban sebagian besar warga telah mengikuti arahan dari pihaknya. Mereka secara swadaya membongkar sendiri bangunannya.

“Bangunan itu sebagian besar merupakan pertokoan terutama pada depan Pasar Galih dan banguna yang dibangun merupakan bangunan permanen sehingga menggunakan alat berat,” terangnya.

Kepala Desa Galih, Akhmad Saikhu mengatakan rencananya setelah dilakukan pada bantaran sungai itu akan dibangun menjadi taman. “Warga kami yang membangun di atas bantaran itu sudah ikhlas bangunan mereka harus dirobohkan. Mereka memlih untuk membongkar sendiri,” ujarnya. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

43 + = 50

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.