1.300 Pelajar di Solo Ikuti Deteksi Dini Skoliosis

deteksi dini skoliosis
Para dokter spesialis melakukan pengecekan Deteksi Dini Skoliosis di RS Ortopedi Prof.dr.R Soeharso, Jumat (23/3). (foto: metrojateng.com/MJ-25)

 

SUKOHARJO – RS Ortopedi Prof. dr. R. Soeharso memecah rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai deteksi dini skoliosis (kelengkungan tulang punggung) pelajar terbanyak, Jumat (23/3).  Sebanyak 1.300 pelajar mengikuti pemeriksaan berupa pengecekan tulang punggung.

Pemecahan rekor yang diikuti oleh pelajar SMP se-Solo Raya tersebut dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Para pelajar dipanggil satu per satu dengan masuk ke bilik untuk melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan sendiri dilakukan oleh dokter spesialis tulang.

“Deteksi dini skoliosis kepada pelajar ini dilakukan agar mereka yang terdeteksi skoliosis dapat tahu sejak dini dan memahami apa yang harus ia lakukan untuk penanganannya. Pengecekan dilakukan kepada siswa-siswa SMP Solo Raya,” ujar Kabid Pelayanan Medis sekaligus spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, dr. Retno Setianing.

Skoliosis adalah gejala tulang punggung yang belok ke samping. Kejadiannya paling banyak pada anak usia pertumbuhan. Menurut dr. Retno, mereka yang positif skoliosis perlu ada penanganan yang kontinyu agar derajat pembengkokan tak bertambah dan akhirnya harus dioperasi, apabila derajat sudah lebih dari 45 derajat.

“Penyebab seseorang mendapatkan skoliosis ada beragam, tetapi kasus paling banyak adalah ideopatik, atau tidak diketahui penyebabnya. Pemeriksaannya para siswa diharuskan membungkuk dalam posisi berdiri. Dan dokter meraba punggung para siswa, apakah terjadi pembengkokan atau tidak,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang peserta, Dien Sonia (14) asal SMP N 2 Kartasura mengaku sedikit takut saat melakukan pemeriksaan. Ketakutannya yakni jika dirinya didiagnosa menderita skoliosis. “Tadi masuk ruangnya remang-remang ya menyeramkan, terus dicek dokter. Tadi langsung dikasih tahu sama dokternya, negatif skoliosis,” ujarnya. (MJ-25)

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 23 = 26

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.